Sabtu, 07 Juli 2012

PROFIL SHAGGY DOG

PROFIL SHAGGY DOG


Shaggy Dog was formed in Sayidan, a small neighbourhood on the banks of a suburban river which flows through the heart of Yogyakarta, a quiet and regal city. On the 1st of June 1997, Shaggy Dog consisted of a couple of fun partners: Heru, Richard, Raymond, Bandizt, Lilik and Yoyo’ all of which agreed upon creating their very own special brew of song, ‘Doggy Style’: a mix of ska, reggae, jazz, swing and rock. Vibes from The Cherry Poppin Daddies, Hepcat, Bob Marley, Long Beach Dub Allstars to name a few, along with the ups and downs of daily life, colour the Dog’s sound.

As time went by, the boys played gig after gig, in malls, cafes, headlining college music festivals and in 1999 they released their first self-titled LP, under the management of their own label, ‘Doggy House’. Their debut album sold a staggering 20,000 copies and could be heard all over the archipelago. Due to the demands of touring, the boys threw the book at the man and chucked in their academic ‘careers’ to devote their time solely to the band.

After a hiatus of 2 years, in 2001 Shaggy Dog released their second album ‘Bersama’, with little back-up or support. The album was really a labour of love; the manager pawning his bike, the boys seen busking to raise bus money home. Not as romantic as it sounds…

2003 was to be the break that the boys needed. Head hunted by EMI Indonesia, Shaggy Dog was to turn major. Not only did the deal help their financial situation, cracking a deal with a major label helped them reach the kind of notoriety they could only dream of. Ears all over Asia pricked up and saw the guys being invited to be part of a Japanese compilation, “Asian Ska Foundation” which featured Ska from all over the continent.

Finally, in 2004 the boys got the incredible opportunity to play at the Festival Mundial in Tilburg, The Netherlands invited by the FESTIVAL MUNDIAL PRODUCTION. Not bad for a couple of pissy lads from downtown Yogyakarta!

It sure has been a bumpy ride for Shaggy Dog, filled with blood sweat and tears and plenty of booze. There is sure to be more to come…

from some compilation with the foreign bands and with some good connection, people began to recognize shaggydog,internationally.in 2004,shaggydog signed a tour contract with festival mundial.they hit the road for 14 gigs and 8 cities in holland,and get a chance to records some of their songs in wisselord studio.this studio also records some of the greatest names in history,like the police,Metallica,mick jagger,etc.

because of some reason, in 2005 shaggydog decided to resign from EMI indonesia,this resign causing the delay of upcoming album release. then they decide to join POPS records in 2006, this time the production of the album is totally on their hands.

shaggydog hit the solo tour one more time in holland on march 2006 under the festival mundial production.they hit on the road for 11 cities…

for now shaggydog still working hard to mix a good songs for their next album..all songs recorded at their own studio,Doggyhouse.



AnggotaHeru aka Trojan - vox n toasting,firestarter + Richard aka DUBLeh - guitar,back vox,liqs king + Raymond aka DUZ - guitar,mr kool + Ody aka Bandizt - bass,tattoos organizer + Liliq aka MBEL - keys,snore,travelling n tripping + Yoyo aka YoyoN - drums,original junglist +

PROFIL J-ROCKS

PROFIL J-ROCKS
 
 
 
Cerita J-Rocks bermula saat Iman bertemu dengan Wima untuk membentuk sebuah band. Sebuah impian yang ia bicarakan saat mereka SMA. Keduanya sudah berteman di SMA. Sony sendiri dikenal Iman saat audisi gitaris sebuah band. Sony juga yang mengenalkan ke Anton, seorang drummer yang juga teman SMP Sony. Iman merangkap sebagai vokalis karena sulit menemukan vokalis yang cocok. J-Rocks akhirnya lahir di 9 November 2003.

Impian. Itu yang mepersatukan keempatnya. Mereka bermimpi bisa jalan bareng, bermusik, dan melancong keluar negeri. Saat itu hampir semuanya punya band sendiri, namun setelah manggung dua kali mereka merasa terikat oleh impian yang sama.

J-Rockstars adalah nama pertama saat band beraliran japanese rock ini. Kata rocktsar mereka temukan di sebuah stiker. Mereka bermimpi untuk menjadi rockstar. Lalu huruf J di depan, selain identik dengan Jepang juga mempunyai banyak arti. Jujur, berarti jujur dalam bermusik sesuai yang mereka suka. Jakarta, karena band ini berasal dari ibukota Indonesia. Nama J-Rockstar disingkat menjadi J-rocks, agar lebih mudah dilafalkan. Ini terjadi persis saat kami akan mengikuti kontes musik Nescafe.

Kontes ini membuka peluang yang lebih luas untuk J rocks untuk memasuki dunia hiburan Indonesia. J-Rocks menjadi pemenang pertama, sekaligus tiap personel memborong best vocalist, best guitarist, best bassist, dan best drummer. Masuknya J-Rocks di kompilasi Nescafe Get Started menjadi kerjasama lebih jauh dengan label Aquarius.

Pertengahan 2005 dibawah Aquarius J-Rock merilis album perdana yang bertajuk "Topeng Sahabat" . Tahun itu Jrocks juga mengisi dua lagu di album OST Dealova yaitu "Serba Salah" dan "Into The Silent".
Album kedua J-Rocks, Spirit, membuktikan band ini bukan pengekor lagu jepang. Kemampuan musikalitasJj-Rocks dibuktikan di album ini, bermacam beat dan aliran musik lancar J Rocks mainkan. Mulai dari Rock n Roll, Waltz, Symphonic Metal sampai Blues. Gitaris cewek Prisa Rianzi merak ajak kolaborasi di lagu "Kau Curi Lagi".

J-Rocks mencatatkan diri sebagai band Indonesia pertama yang rekaman di studio legendaris Abbey Road, Inggris. Proses rekaman dan mixing lagu-lagu terbaru mereka dilakukan selama lima hari dari tanggal 12 sampai 16 Oktober 2008. Di hari ketiga, Chris Butler, sound engineer terkenal, melakukan proses final mixing untuk lagu-lagu itu. Sembari menunggu, J-Rocks membuat video clip untuk single Falling in Love. Foto mereka di zebra cross legendaris Abbey Road dengan mengenakan batikdijadikan cover album. J-Rocks merilis album ketiga, berupa mini album bertajuk "Road to Abbey".

Tahun 2010, J-Rocks mengaransemen ulang lagu “Madu dan Racun” yang populer di tahun 80-an. Dibantu Pay dan DJ Romi, J rocks memberikan sentuhan lain ke single yang masuk di album kompilasi 40 Tahun Aquarius.
Keterangan
1Spirit, yaitu: Semangat kebaikan, semangat silaturahim, persaudaraan, persatuan dan kesatuan, optimis, ceria dan pantang menyerah, semangat kejujuran, kerendahan hati, berbaik sangka dan saling menghargai.

PROFIL JEJE

PROFIL JEJE


Jefri Irsyad atau biasa dipanggil jeje, lahir di padang panjang 30 Mei 1990, tumbuh besar di Bukittinggi dan mulai mengenal/mempelajari gitar sejak kelas 2 SMP. Saat berada di kelas 2 SMP saya mulai belajar gitar akustik, yang sebelumnya di pengaruhi oleh sodara sepupu saya untuk belajar gitar. lagu yang pertama di pelajari yaitu lagu Cokelat - Luka lama.
Mulai mengenal dan belajar Shred sejak berada di kelas 1 SMA, lead gitar tersulit yang pertama kali dipelajari adalah Open Your Eyes - Alterbridge, sejak kelas 1 SMA sampai Kelas 3 SMA saya sering mengikuti Festival band di daerah saya, beberapa kali mendapatkan gelar Best guitarist di ajang tersebut.
Saat saya telah menyelesaikan pendidikan saya di bangku SMA di Bukittinggi pada tahun 2008, saya memutuskan untuk pidah ke Jakarta untuk tinggal kembali bersama keluarga saya disini dan ingin lebih memperdalami semua tentang musik disini.
Pada tahun 2009 saya telah mengeluarkan album demo gitar pertama saya "Proof Of My Life",
Mulai dari awal tahun 2010 saya ingin lebih memperdalam tentang ilmu digital recording agar saya bisa membuat musik sendiri tanpa harus ke studio recording, sebagai bahan materinya, saya mencoba mengcover lagu-lagu dari mbah surip, mbah gesang, keong racun, cinta satu malam dll dan saya kumpulkan dalam sebuah album yang saya beri nama "Progressive Metal Cover", Karena sebagian besar genre di album ini adalah Progressive Metal.
Di awal 2011 saya telah menyelesaikan materi untuk album baru saya, yang saya beri nama "Got The Life" dan rencananya di bulan april album ini sudah bisa release. Di album ini agak jauh berbeda dari album sebelumnya, mulai dari sound, tekhnik dan komposisinya, karena semuanya telah saya persiapkan semampu saya. Album ini telah melewati proses Mixing-Mastering, akan di cetak ke CD dan akan dijual melalui internet (kaskus, facebook, twitter, reverbnation).


PROFIL THIRTEEN

PROFIL THIRTEEN


Thirteen di bentuk pada pertengahan tahun 2006, Raynard dan Bondry bertemu dan ingin membuat sebuah project band yang berbeda dari yang sudah ada, dan ini lah formasi awal Thirteen itu sendiri. Adalah Raynard (scream / growl), Bondry (guitar), Echa (guitar), Dicky (Bass), Adit (drum), dan kemudian kita merasa butuh nuansa keys atau synth maka masuklah Rudy (Key / Synth). Awalnya bernama "Devil May Cry" tetapi karena nama tersebut merupakan nama sebuah game, jadi kita harus mencari nama lain. Dan pada saat itu lah nama kita berubah menjadi "Thirteen". Pada awal mula nya kita sering memainkan / mengcover lagu dari The Devil Wears Prada, Enter Shikari, Horse The Band, etc, maka dari itu secara tidak langsung mereka sangat mempengaruhi musik kita dalam membuat lagu walaupun masing masing personil mempunyai influence dan karakter bermain yg berbeda beda dan kita tidak membatasi masing masing personil dalam menuangkan ide membuat lagu. Seiring berjalanya waktu setelah release album perdana "It's All About Party, Music & Friendship" pada tahun 2008, Echa (guitar) keluar dari "Thirteen". Semenjak saat itu kita memutuskan untuk terus berjalan dengan formasi 5 orang, yaitu Raynard (scream / growl), Bobond (guitar), Dicky (bass), Rudy (keys / synth). Pada pertengahan tahun 2009 Rudye (keys / synth) memutuskan keluar dari Thirteen dikarenakan ingin melanjutkan studi kuliah nya dan pada tahun 2011 Dicky memutuskan keluar dari Thirteen. Lalu beberapa waktu kemudian kita menemukan 2 makhluk bumi lainya, yaitu Jodi (bass & clean voc) yang juga vocalist dari "Milky Way" , dan Eponk (keys / synth) . Dengan formasi yang sekarang ini kita akan tetap memberikan warna musik yang berbeda, dengan tetap memasukan beberapa unsur musik seperti Metalcore, Hardcore, Post Hardcore, Pop, Punk, Rock, Disco, Electro, etc. Or you can called it “Whatevercore”

AnggotaRaynard Rahardja (Scream/Growl)
http://twitter.com/rynrd

Jodi Melani (Clean Voc / Bass)
http://twitter.com/JdMln

Bondry Haryo Anabrang (Guitar)
http://twitter.com/bndry13

Rizky Zulfian (Keys/Synth)
http://twitter.com/Eponk13

Radityan Akbar (Drum)
http://twitter.com/Radityanakbar13

booking and management
deray : 085814821000

Kota AsalJakarta, Indonesia

PROFIL FIVE MINUTES BAND

PROFIL FIVE MINUTES BAND


Five Minutes adalah sebuah band pop rock yang berasal dari Kota Kembang Bandung berdiri tahun 1994. Kini, Five Minutes digawangi oleh Ricky Tjahyadi (keyboard), Richie Setiawan (vokal), Drie Warnanta (bass), Roelhilman (gitar), dan Aria Yudhistira (drum).

Formasi awal Drie dan Ricky bertemu di awal tahun 1990-an dan sempat membentuk band yang tampil di sejumlah kafe. Namun band ini hanya bertahan selama 2 tahun. Mereka kemudian membentuk Five Minutes bersama Sonny (gitaris), Dicky (drummer) dan Sanny (vokalis) di tahun 1994 untuk mengikuti Fetival Band Se-Jabar DKI di Bandung. Dalam ajang tersebut mereka berhasil menjadi juara 1 dari 102 peserta. Tak lama, mereka pun masuk dapur rekaman. Album perdana mereka bertajuk Five Minutes (1995), yang diikuti oleh Five Minutes 2 (1996), Ouw! (1997), Sekat (2003), dan The Best +5 (2004). Penampilan yang unik dengan mengenakan sarung dan baju gombrong di panggung, menjadi salah satu daya tarik mereka. Bahkan mereka sempat membuat video klip lagu "Ouw" di Australia dengan mengenakan sarung.
Formasi kedua
Setelah album "Ouw", Dicky (drummer) mengundurkan diri dari Five Minutes karena mulai tidak sepaham lagi dengan personel FM yang lain. Mulai sejak itu Five Minutes hanya beranggotakan 4 orang, yaitu Sanny (vokal), Ricky (keyboard), Sonny (gitar), dan Drie (bass). Mulai saat itu juga Five Minutes menanggalkan baju gombrong dan sarungnya pun dimodifikasi. Dan aransemen drum pada lagu-lagu FM dibuat oleh Ricky FM sendiri. Formasi Five Minutes kedua
Formasi ketiga
Setelah album The Best + 5, Sanny sang vokalis dan Sonny (gitaris) mengundurkan diri. Ricky dan Drie pun berburu personel baru. Akhirnya Richie (vokal), Roelhilman (gitar), dan Aria Yudhistira (drum) melengkapi formasi Five Minutes yang baru. Pada bulan Juni 2007, mereka merilis album baru bertajuk Rockmantic. Mereka pun menanggalkan sarung yang selama ini lekat sebagai image mereka. Dengan lagunya "Bertahan", Five Minutes membuat rekor sebagai lagu dengan debut tertinggi pada chart harian radio airplay, yaitu debut lagu diposisi #3. Five Minutes kembali membuat rekor dengan lagunya "Salah Apa" yang menjadi lagu pertama yang mendapatkan debut posisi lagu di radio airplay langsung pada posisi #1, karena banyaknya request, dan bertahan diposisi puncak untuk 10 minggu.

PROFIL SAINT LOCO


PROFIL SAINT LOCO


Jagad rock tanah air seakan tak berhenti melahirkan band-band spektakuler untuk melaju ke barisan terdepan. Salah satunya adalah Saint Loco, band yang mengawali karirnya di kancah rock tanah air pada tahun 2004 dengan debut album bertajuk Rock Upon A Time. Album ini menjadi awal langkah sukses Saint Loco mengenalkan dirinya ke publik dengan mengusung lagu-lagu berkekuatan hip-rock. Berbagai penghargaan berhasil mereka sabet diantaranya adalah; Best Rock Album versi Majalah Hai tahun 2005 dan Rock Best Of The Year Album versi I-Radio tahun 2005. Single "Microphone Anthem", yang menjadi unggulan mereka kala itu, berhasil mengejawantahkan Saint Loco sebagai penerus generasi musik rock Indonesia .

Di bulan September 2006, MTV mengganjar mereka dengan predikat MTV EXCLUSIVE ARTIST for SEPTEMBER. Album kedua mereka yang bertajuk Vision For Transition dirilis dibulan yang sama. Sebuah album yang menggambarkan progresi dari musikalitas keenam anak super kreatif; Iwan (gitaris), Gilbert (bassis), Nyonk (drummer), Tius (the spinner), Joe (vokalis) dan Berry (MC). Ini sebagai satu pegangan bahwa nama Saint Loco masih punya kekuatan untuk musik rock yang berkualitas.

Another Vision for Indonesia Rock Concept

Lewat album keduanya, Vision For Transition, Saint Loco menawarkan konsep musik yang lebih berani. Dari kulit albumnya (baca: cover) sudah terbaca keberanian Saint Loco dengan memberikan warna-warna berani dan penempatan yang terbilang tidak umum. Untuk isinya, rock yang dibawakan mereka kali ini lebih sing-a-long dibandingkan album sebelumnya meski tensi tonalitas rock mereka tetap tinggi. Dengarkan saja "Kedamaian", sebuah lagu mellow-rock yang menampilkan seorang vokalis bjorky-melankolis, Astrid. Lagu ini dibuka dengan dentingan piano dan dihantarkan dalam beat mid-tempo. Kekuatan lirik bilingual dan karakter vokal Joe dengan Astrid serta MC Berry menambah padu lagu yang menjadi single pertama album ini.


Penggarapan album Vision For Transition ini menempuh masa 7 bulan preproduction serta pengumpulan materi yang dimulai sekitar Agustus 2005 dan dilanjutkan dengan 3 bulan untuk recording dan 1 bulan mixing. Karena hampir seluruh lagu dalam album Vision For Transition dibuat di studio pribadi milik DJ Tius, Saint Loco kali ini merasa bisa lebih mengeksplorasi sound dan berkespresi sebebas mungkin. Dengar saja "Terapi Energi" dari track 2, sebuah lagu yang menampilkan totalitas bermain musik ala Saint Loco. ‘It’s the real Saint Loco’.

Mastering album Vision For Transition ini dikerjakan di sebuah studio bernama Euphonic Masters yang ada di Memphis , Tennese, Amerika Serikat. Ditangani langsung oleh Brad Blackwood, seorang insinyur tata suara kenamaan yang pernah menyabet 9 nominasi Grammy Award dan 6 nominasi Dove Award sejak tahun 1998.

Keberanian lainnya yang ditampilkan Saint Loco adalah permainan emosi lagu per lagu. Jika disimak dari awal runtutan lagu dalam album Vision For Transition ini, Anda akan dibawa banging your head lalu diselingi dengan fase exhaling berganti-gantian. Ini membuat fungsi pendengaran tidak terganggu dengan bunyi-bunyi yang pekak namun Anda akan dimanja untuk menikmati petualangan Vision For Transition ini dengan hati gembira. Mau contoh? Di track 5 kita akan disuguhi permainan kombinasi antara gitar akuistik dan crunch serta synth-string yang membuai yang hadir di lagu "Fallin". Beat middle di "Fallin" ini hadir sebagai penghantar untuk hentakan di track 6, "Get Up". Setelah lelah moshing dan jejingkrakan, track selanjutnya, "Centro", mengistirahatkan pendengaran dalam instrumentalia tembang passionate-electronica-sound sebelum dipecahkan lagi ditrack berikutnya, "Transition". Maka sayang sekali jika Anda menikmati album ini tidak utuh atau hanya satu atau dua lagu saja.

Why Vision For Transition Now?

Musik rock di Indonesia terus berkembang ke arah yang positif, thanks to Godbless! Dan Saint Loco melihat perkembangan ini sebagai motivator mereka untuk bisa berkreasi lebih. Trend musik rock dunia yang kini berkembang dengan memasukkan unsur Rap, Punk, New Wave serta electronica menjadi acuan Saint Loco untuk diterapkan dalam musik mereka. Dengar saja Vision For Transition yang kini lebih minimum aksi solo melodi gitar dan cenderung dominan lewat riff atau blocking gitar dan loop. Konsentrasi album ini pun dipusatkan di lagu yang lebih melodius dan reffrain yang catchy. "Musik metal telah berubah… ," tandas Saint Loco tegas.

Maka sambutlah salah satu ikon dari regenerasi musik rock tanah air, Saint Loco. Lewat Vision For Transition ini mereka kembali menghentak dan mencoba untuk menelusup kembali dan tampil berbeda dari yang sudah ada.

Saint Loco, Vision For Transition, are you ready to break your voice again?

PROFIL EFEK RUMAH KACA

PROFIL EFEK RUMAH KACA



PERSONEL
Efek Rumah Kaca atau lebih sering disebut dengan ERK adalah nama sebuah band yang berasal dari Jakarta. Nama band yang erat dengan masalah lingkungan bukan berarti band yang digawangi oleh Cholil Mahmud (vokal, gitar), Adrian Yunan Faisal (vokal latar, bass), dan Akbar Bagus Sudibyo (drum, vokal latar) ini bakal selalu menyuarakan isu-isu lingkungan dalam lagu-lagunya. 

Terbentuk pada 2001, band ini sempat mengalami bongkar pasang personil, serta berganti nama hingga tiga kali akhirnya mereka mantap dengan format band bertiga dan menggunakan nama band Efek Rumah Kaca pada 2005.

KARIR
Efek Rumah Kaca pertama kali muncul dalam album kompilasi bertajuk SCIENCE IN MUSIC pada 2008. Debut album perdana ERK adalah EFEK RUMAH KACA pada 2005 dan dilanjutkan dengan album kedua bertajuk KAMAR GELAP pada 2008.

Meski band yang disebutkan beraliran post-rock maupunshoegaze namun ERK sendiri lebih memilih musik mereka pop ini masih band baru di belantika musik Indonesia. Namun, prestasi ERK sendiri patut diacungi jempol. Antara lain adalah Nominator AMI Award 2008, Rookie of The Year 2008 oleh Majalah Rolling Stone, dan peraih penghargaan MTV Music Award 2008 dalam kategori The Best Cutting Edge. 

Baru-baru ini, di awal bulan Maret 2009 ERK masuk dalam jajaran musisi ClasMusic Heroes oleh salah satu produk rokok. Nama ERK disejajarkan dengan nama-nama besar lainnya, seperti Iwan Fals, Slank, Peterpan dan nama-nama besar lainnya.

PROFIL SOULJAH


PROFIL SOULJAH


Personel Souljah :

Danar - Vocal
Sa'id – toasting
Renhat - Bass
Bayu – Guitar
David – keyboard
Vino – saxophone

Apakah ada filosofi di balik nama Souljah ?
Souljah, adalah pelafalan slang dari Soldier, dibaca dengan logat Jamaican jadi Souljah. Kita sih ngerasakita pejuang, pejuang karya kita, pejuang indie, dan juga pejuang jamaican music..

Kenapa milih aliran musik reggae? Hal-hal apa saja yg membuat memilih genre ini?

Sebenernya kita nggak milih reggae sih, reggae adalah salah satu pilihan dalam musik kita, soalnya kita mainin semua genre Jamaican Music, mulai dari SKA, Rocksteady, reggae, dub dancehall juga. Yang ngebuat kita milih musik ini, hmmmm yah kita mainin genre Jamaican music dari tahun 98, waktu itu kita cuma mainin ska, tapi sekarang kita lebih lebar lagi. Dan emang semua personil Souljah kalo gabung cocok soulnya yah cuma mainin musik kayak gini. Kita pernah coba mainin jazz, pop atau rock, gak kena kalo smua anak-anak ini ngumpul...hehehehehehe.

Kalau inspirasi lagu-lagunya dari mana? Influences?
Aduuuhh banyak banget, hampir semua musisi yang masukin unsur jamaican music kita jadiin referensi. Mulai dari yang oldskool Skatalites, Desmond dekker, The Wailers, sampe nu skool No Doubt, 311, Long Beach Dub Allstars, dan masih banyak lagi. Nah kalo inspirasi, kita sesuaiin sama konsep album dulu. Kalo album yang pertama emang karena konsepnya kolaborasi kita lebih bebas cari inspirasinya. Bisa dari kehidupan sehari-hari. Tapi kalo yang album kedua karena konsepnya emang audio novel, jadi kita bentuk liriknya bukan berdasarkan pengalaman tapi emang kita ciptain cerita.

Kalo punya album sudah berapa album yang dikeluarkan?

Album udah dua :
(2005) BREAKING THE ROOTS
(2007) BERSAMAMU

Sejak kapan mulai konsen di genre Reggae dan sdh berapa lama?
Reggae udah kita mainin juga kok dari tahun 1998. Walopun waktu itu kita lebih konsen ke ska-nya..

Pernah ikut musik competition atau Reggae Festival?
Musik competition, hmmmmmm dulu mungkin pas awal ngeband, tahun 1998 kita ada ikutan audisi buat ikutan acara-acara.

Bisa sebutkan sering manggung dimana saja?
Manggung seringnya dimana aja yah, yeahhh di pensi sekolah, kampus atau acara komunitas.
Selain bermusik ada hobi lain, misalnya main bola, dll?
Hobi lain....wahhhh banyak bangetttt anak-anak Souljah paling suka makaaannnnn, wahahhahaha makanya pada cabi-cabi kan.

Markas atau tempat ngumpul dimana?
Kalo latian sih kita seringnya di studio 12 rawamangun, nongkrong, hmmmm dimana yah, di tebet paling.

Management :
Jl. Swadaya Jatibening, Kalimalang, kalo mau dateng en udah sampe di Caman Kalimalang, telfon aja ke 86903125, heheheheh, atau kalo mau ngubungin manajer Souljah telfon aja ke 0813 1919 0441, atau kalo mau liat souljah ada di :
- www.braddasouljah.com
- www.myspace.com/braddasouljah
- atau mau add souljah di friendster, ke braddasouljah@yahoo.com
- atau ke amp.channelv.com/braddasouljah

profil GANGSTARASTA

profil GANGSTARASTA



Band yang terbantuk pada tanggal 19 desember 2001 ini, memilih aliran musik Reggae  karena musik reggae dapat mewakili jiwa dan rasa yang mereka jalani setiap hari. Spirit dari reggae yang menebarkan rasa cinta dan perdamaian kepada seluruh umat didunia tanpa memandang perbedaan agama,ras,suku dan sosial,juga membuat mereka untuk  memilih jalur reggae.

Gangstarasta yang memiliki personel antara lain Emilio pada vocal, Kenro pada bass, Gayo pada guitar, Bayu pada guitar, Cuwox pada keyboard, Boim pada drum, Uncle Bud pada percusion. Band ini sudah banyak dikenal oleh kalangan anak muda karena seringnya mendapat undangan manggung di beberapa acara pentas seni  di sekolah2 se-Jabodetabek. Tetapi manggung yang paling berkesan menurrut gangsta adalah pada saat mereka manggung di Papua pada tanggal 29 des 2006 dengan tema "Republik Rasta" bersama taffgong dari jakarta yang ditonton lebih dari 25.000 orang dan merekapun ikut bernyanyi bersama,"amazing"itulah yang membuat gangsta pling berkesan.

Gangstarasta pun pernah mengalahkan band Ungu dalam jumlah penonton dengan perbandingan 5 ribu penonton dengan lima puluh ribu, ditempat yang sama dan event organizer yang sama.

PROFIL VEGAN BAND


PROFIL VEGAN


Berawal dari persahabatan empat orang pria muda yang menempuh pendidikan di Institut Kesenian Jakarta, Vegan terbentuk pada tanggal 7 Juli 2008. Nama VEGAN sendiri di ambil dari kata VEGIE atau VEGETARIAN. Bukan berarti band ini Vegetarian, tapi maksud dan tujuan dari nama VEGAN sendiri adalah untuk mengajak penggemar pada khususnya dan penggemar music pada umumnya, perpola hidup sehat dengan mengkonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan serta menjauhi narkotika dan obat-obat terlarang.

band ini terdiri dari empat personil antara lain :
Firly (gitar, vokal),
Rheza (bass, vokal),
Jagad (drum),
Rama (game boy/chiptune, programmer).
Mereka menyebut powerpop 8-bit sebagai aliran music mereka .Awalnya, Vegan berkutat pada musik-musik pop punk ala Blink 182 dan Green Day, namun seiring berjalannya waktu, akhirnya Vegan mencoba memperkenalkan sebuah genre yang masih terbilang baru di belantika musik Indonesia.

Dengan nuansa powerpop yang tercipta dari influence musik All American Rejects dan Paramore, yang digabungkan dengan musik chiptune, terciptalah sebuah genre baru dari Vegan yang disebut powerpop 8-bit.

Untuk awal, Vegan ingin menampilkan sesuatu yang unik, yang berbeda dengan yang lain. Musik mereka dibumbui bunyi alat mainan gameboy, sebagai ciri musik Vegan, yang menghasilkan suara-suara 8-bit ala mainan

Awalnya mereka membaca suatu majalah yang membahas tentang musik 8-bit, dari situlah ide untuk menambahkan bebunyian ala gameboy di dalam musik Vegan muncul. Dan salah satu inspirasi mereka didapat dari band asal Jepang, YMCK.

Vegan merilis album terbaru pada akhir 2011. Dengan mengandalkan lagu Hey Monster, mereka berharap musiknya bisa diterima oleh masyarakat musik Indonesia.

PROFIL KOTAK


PROFIL KOTAK


Berawal dari ajang Dream Band tahun 2004 silam, Kotak lahir dibidani salah seorang personel Kahitna, Doddy, yang bertindak sebagai produser. Saat itu, Doddy melakukan audisi untuk membentuk format band baru di Indonesia yang terdiri atas drummer, gitaris, bassist, dan vokalis.

Audisi tersebut cukup mendapatkan respons dari musisi remaja yang ingin mencoba peruntungannya di industri musik. Sebanyak 400 orang vokalis, 170 bassist, ratusan gitaris, dan ratusan drummer menjejali tempat audisi. Setelah melakukan audisi dengan mempertimbangkan berbagai format penilaian, terpilihlah 2 vokalis, 2 bassist, 3 gitaris, dan 2 drummer. Musisi muda terpilih itu kemudian diramu lagi menjadi dua band yaitu Kotak yang personelnya empat orang dan "Lima" yang personelnya lima orang.

Nama Kotak memiliki arti empat sisi dan empat sudut yang bersatu menjadi bangunan kotak. Hal itu menggambarkan tentang empat orang yang berbeda tetapi bersatu dalam satu wadah musik.

Formasi band Kotak saat itu bukan seperti yang ada sekarang. Formasi grup band Kotak pertama kali diisi oleh Cella (gitar), Ices (bas), Pare (vokal), dan Posan (drum). Mereka kemudian merilis album pertama berjudul "Kotak".

Pada tahun 2007, Ices dan Pare ternyata memutuskan keluar dari band. Posisi yang kosong kemudian digantikan oleh Tantri pada vokal dan Chua pada bas. Mereka kemudian merilis album keduanya berjudul "Kotak Kedua" pada tahun 2009.

Menurut Tantri, dirinya sempat canggung ketika pertama bergabung dalam band ini. "Karakter vokal Pare sudah melekat di Kotak, aku sempat bingung mau nerusin karakter Pare atau sendiri saja. Tetapi, setelah sering main bareng dan latihan, aku mutusin untuk pakai karakter sendiri," katanya.

Ternyata formasi band baru di album kedua tersebut membawa kesuksesan bagi band Kotak untuk lebih berkibar di industri musik Indonesia. Tidak hanya ring back tone (RBT) yang sudah terjual satu juta. Performa mereka yang memukau di panggung membuat Kotak laris mendapatkan tawaran tur ke berbagai daerah di Indonesia.

Tidak hanya di bidang penjualan, berbagai trofi pun berhasil diraih grup band ini di berbagai ajang penghargaan musik. Pada Anugerah Musik Indonesia ke-12, mereka meraih penghargaan untuk kategori Solo/Duo/Grup Rock Terbaik. Album mereka "Kotak Kedua" juga diganjar penghargaan kategori Album Rock Terbaik.

Mereka juga sukses menyabet kategori Grup/Duo Pendatang Baru Terbaik versi Anugerah Planet Musik (APM) 2009. Terakhir MTV Indonesia Awards menobatkan mereka sebagai Most Favourite Breakhtrought Artist 2009.

Meskipun sukses berada di posisi saat ini, personel Kotak berharap bahwa hal itu belum merupakan puncak dari perjalanan mereka. Masih banyak mimpi yang ingin mereka raih untuk tetap eksis di industri musik. Setidaknya mereka kini telah melewati loncatan pertama mereka dari dream band menuju real band